Minggu, 10 Maret 2013

di mata air tak ada air mata

Memetik gitar dan bernyanyi
Pada waktu tak bertepi
Di atas langit di bawah tanah
Di hembus angin terseret arus
Untuk saudara tercinta
Untuk Jiwa yang terluka
Tengah lagu suaraku hilang
Sebab hari semakin bising
Hanya bunyi peluru di udara
Gantikan denting gitarku
Mengoyak paksa nurani
Jauhkan jarak pandangku
Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta
Walau aku tahu tak terdengar
Jariku menari tetap takkan berhenti
Sampai wajah tak murung lagi
Amarah sempat dalam dada
Namun akalku menerkam
Kubernyanyi di matahari
Kupetik gitar di rembulan
Di balik bening mata air
Tak pernah ada air mata

nyanyian preman

Wajahku disabet angin jadi tembaga
 Ketombe dirambut celana kusut 
Umurku ditelan jalan dalam kembara 
Impian dirumput ah cerita butut
Addressku pojokan jalan tapi merdeka 
Hidupku bersatu bersama rakyat 
Jiwaku menolak menjadi kuku garuda 
Hatiku setia meskipun cacat
Ooh oohYa ya ya ya ya ya ya
T K WSusu macanIjasah SDPengalaman
T K WSusu macanIjasah SDPengalaman
Kugenggam nasibku mantap tanpa sesalan
 Bapakku mentari bundaku jalan 
Hidupku berlangsung tanpa buku harian 
Berani konsekuen pertanda jantan